Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MAKALAH PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM







PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM



PENDAHULUAN


Pendidikan merupakan suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pendidikan menduduki posisi penting dalam pembangunan suatu bangsa. Pendidikan berpengaruh pada kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat menentukan nasib bangsa. Dunia pendidikan tidaklah sebatas mengetahui ilmu dan memahaminya, akan tetapi dalam dunia pendidikan sangat berhubungan dengan dunia luar yang nyata. Pendidikan terdiri dari berbagai elemen yang saling berkaitan untuk mencapai tujuan yang diharapkan bersama, dari hal itu dapat disebut bahwa pendidikan sebagai suatu sistem.


PENGERTIAN SISTEM


Sistem berasal bari bahasa Yunani, yakni systema yang berarti sehimpunan bagian atau komponen yang saling berhubungan secara teratur dan merupakan suatu keseluruhan. Sedangkan menurut istilah sistem merupakan suatu konsep yang bersifat abstrak. Sistem dapat diartikan sebagai seperangkat komponen atau unsur-unsur yang saling berinteraksi untuk mencapai satu tujuan.

Zahara Idris (1987) mengemukakan bahwa sistem adalah kesatuan yang terdiri atas komponen-komponen atau elemen-elemen atau unsur-unsur sebagai sumber-sumber yang mempunyai hubungan fungsional yang teratur, tidak acak, dan saling membantu untuk mencapai suatu hasil (produk). Sistem dapat pula diartikan sebagai suatu himpunan atau perpaduan hal-hal atau bagian-bagian yang membentuk suatu kebulatan/keseluruhan yang kompleks atau utuh (Amirin: 1992

Berdasarkan uraian diatas dapat dikemukakan ciri-ciri umum suatu sistem sebagai berikut:
  1. Sitem merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan
  2. Sistem memiliki bagian-bagian yang tersusun sistematis
  3. Bagian-bagian sistem itu berelasi antara satu dengan lainnya
  4. Tiap-tiap bagian sistem konsen/peduli terhadap konteks lingkungannya.



PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM


Berjalannya sebuah sistem adakalanya berhubungan dengan supra sistemnya (sistem terbuka) dan adakalanya tidak berhubungan dengan supra sistemnya (sistem tertutup). Pendidikan merupakan salah satu sistem terbuka, karena pendidikan itu tidak akan dapat berjalan dengan sendirinya tanpa berhubungan dengan sistem-sistem lain di luar sistem pendidikan. Ciri-ciri pendidikan sebagai sebuah sistem terbuka antara lain:
  1. Mengimpor energi, materi, dan informasi dari luar. Pendidikan mendatangkan pengajar, uang, alat-alat belajar, para peserta didik, dan sebagainya dari luar lembaga pendidikan.
  2. Memiliki pemroses. Pendidikan memproses peserta didik dalam aktivitas belajar dan pembelajaran.
  3. Merupakan kejadian yang berantai. Memproses peserta didik (input pendidikan) merupakan kegiatan yang beruang-ulang dan saling berkaitan. 
  4. Memiliki alur informasi sebagai umpan balik untuk memperbaiki diri.Segala informasi yang terkait dengan pendidikan dimanfaatkan oleh penyelenggara pendidikan untuk mengambil keputusan dalam rangka mempertahankan dan memperbaiki pendidikan. 
  5. Ada kestabilan yang dinamis. Pendidikan selalu dinamis mencari yang baru, memperbaiki diri, memajukan diri agar tidak ketinggalan zaman, bahkan berusaha mengantisipasi dan menyongsong masa depan. 
  6. Memiliki deferensiasi, yakni spesialisasi-spesialisasi. Dalam organisasi pendidikan ada bagian pengajaran, keuangan, kepegawaian, kesiswaan/ kemahasiswaan dan sebagainya. Masing-masing bagian ini masih dapat dipilah-pilah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil lagi. 
  7. Ada prinsip equifinalty, yaitu banyak jalan untuk mencapai tujuan yang sama. Para pendidik boleh berkreasi menciptakan cara-cara baru yang lebih baik dalam usaha memajukan pendidikan.


FAKTOR-FAKTOR (SUPRASISTEM) YANG MEMPENGARUHI PEDIDIKAN


Faktor-faktor yang mempengaruhi pendidikan adalah sebagai berikut:
  1. Agama
  2. Sosial 
  3. Budaya 
  4. Ekonomi 
  5. Politik
Faktor tersebut merupakan supra sistem dari sistem pendidikan.

ANALISIS SISTEM DALAM PENDIDIKAN


Penggunaan analisis sistem dalam pendidikan dimaksudkan untuk memaksimalkan pencapaian tujuan pendidikan secara efektif dan efisien. Prinsip utama penggunaan analisis sistem dalam menangani permasalahan pendidikan agar para pelaksana pendidikan berpikir secara sistematis, yakni memperhitungkan komponen pendidikan dalam menangani permasalahan pendidikan. Cara demikian diperlukan agar setelah melihat adanya suatu alternative, tidak terburu-buru mengambil keputusan . .





KESIMPULAN


Pendidikan merupakan sistem terbuka dimana berjalannya sistem pendidikan tidak hanya dipengruhi oleh faktor-faktor internal melainkan juga sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal sebagai supra sistemnya.Pendidikan hendaknya memiliki kreasi dan inisiatif yang bisa ditunjukkan kepada supra sistemnya

Sebagai suatu sistem, pendidikan memiliki komponen-komponen yang sangat kompleks dan saling terkait serta berelasi satu sama lain. Penggunaan analisis sistem merupakan cara yang tepat untuk memecahkan berbagai permasalahan pendidikan. Prinsip utama penggunaan analisis sistem adalah berpikir secara sistematis, yakni memperhitungkan segenap komponen dalam menangani permasalahan pendidikan.

Posting Komentar untuk "MAKALAH PENDIDIKAN SEBAGAI SUATU SISTEM "